<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Trendmarching : Situs Library Marching Band Indonesia &#187; Jonathan fox</title>
	<atom:link href="http://library.marchingband.web.id/tag/jonathan-fox/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://library.marchingband.web.id</link>
	<description>Education : Horn Color Guard Perkusi Drill Display...</description>
	<lastBuildDate>Sat, 09 Oct 2010 04:41:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Analisa awal tentang Marching Percussion di Indonesia</title>
		<link>http://library.marchingband.web.id/2007/03/12/analisa-awal-tentang-marching-percussion-di-indonesia/</link>
		<comments>http://library.marchingband.web.id/2007/03/12/analisa-awal-tentang-marching-percussion-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Mar 2007 03:18:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Percussion]]></category>
		<category><![CDATA[Jonathan fox]]></category>
		<category><![CDATA[trendmarching]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://library.marchingband.web.id/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Hi everyone. Here is an article I just wrote for Trendmarching, but all of you are welcome to use it and distribute it as you wish. Please do keep in touch. Jon ( Timpguy@aol.com Alamat Email inidilindungi dari bot spam, Anda Harus Mengaktifkan Javascript Untuk Melihatnya ) BAHASA VERSION (diterjemahkan ke bahasa oleh Marko Sebira) [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>   Hi everyone.</p>
<p>Here is an article I just wrote for Trendmarching, but all of you are welcome    to use it and distribute it as you wish. Please do keep in touch.</p>
<p>Jon<br />
( <script language="JavaScript" type="text/javascript">  <!--  var prefix = '&#109;a' + 'i&#108;' + '&#116;o';  var path = 'hr' + 'ef' + '=';  var addy96652 = 'T&#105;mpg&#117;y' + '&#64;' + '&#97;&#111;l' + '&#46;' + 'c&#111;m';  document.write( '<a ' + path + '\'' + prefix + ':' + addy96652 + '\'>' );  document.write( addy96652 );  document.write( '<\/a>' );  //-->  </script><a href="mailto:Timpguy@aol.com">Timpguy@aol.com</a>  <noscript>  Alamat Email inidilindungi dari bot spam, Anda Harus Mengaktifkan Javascript Untuk Melihatnya </noscript>  ) </em><br />
<hr />
<p align="center"><strong> </strong>BAHASA VERSION (diterjemahkan ke bahasa oleh    Marko Sebira)</p>
<p><strong>SEBUAH PERMULAAN YANG GEMILANG:<br />
Analisa awal tentang Marching Percussion di Indonesia</strong></p>
<p>Written by Jonathan Fox<br />
4 March 2007</p>
<p>Apa kabar untuk semua pencinta marching band di Indonesia! Sungguh sulit di    percaya bahwa waktu itu saya berada di Jakarta beberapa minggu yang lalu, menjadi    juri perkusi di DMC 2007, diantara kesibukan saya bepergian ke China minggu    sebelumnya, dan sekarang berada di Malaysia, dan kemudian kembali ke China dan    Thailand. Sebetulnya saya menulis artikel ini di Airport Express Train ke Kuala    Lumpur International Airport di Malaysia.</p>
<p>Pengalaman saya di Jakarta adalah suatu pengalaman yang fenomenal. Di samping    saya harus mengevaluasi segala faktor (dalam tingkatan yang berbeda pula) ensembel    marching, saya juga dapat menikmati semua pertandingan saat itu. Dari semua    semangat dari para peserta, antusias dari penonton, dan profesionalisme dari    pihak panitia, saya sangat kagum. Saya rasa perkembangan MB di Indonesia akan    sangat maju sekali.<br />
Dalam hal ini, berikut adalah pemikiran dan saran saya dalam rangka mengembangan    marching percussion ke tingkat yang berikutnya. Semua saran ini akan berguna    bagi pit dan battery:</p>
<ul>
<li> Peka terhadap winds instrument (brass atau music section)<br />
Ada suatu hal dimana kalian bermain dengan penuh bakat dan kemampuan, namun      selalu ingat bahwa kalian bermain sebagai suatu ensembel. Apabila ada solo      di winds (brass section), biarkan mereka membawakan solo tersebut (dengan      balance suara yang lebih pelan). Dan apabila memang Percussion Feature, silakan      anda bersolo dan mengambil alih peran.</li>
<li>Peka terhadap seksi perkusi lainnya.<br />
Ada kalanya terdapat kualitas permainan battery dan pit yang cukup saat itu.      Namun, sesuatu yang spesial dalam marching percussion adalah menjadikan semuanya      satu section yang utuh. Untuk battery, tolong perhatikan balancing dan blend      suara dengan pit section. Dan untuk pit, kuncinya adalah tolong dengarkan      suara battery dari belakang untuk tempo dan irama yang tepat.</li>
<li>Peka terhadap not yang anda mainkan.<br />
Jaman sekarang percussion section dapat memainkan not yang banyak dengan tingkat      kesulitan yang cukup tinggi. Tapi tolong juga perhatikan not-not atau hal-hal      yang mudah, dimainkan dengan secara bersih dan secara musikal. Saya sering      mengajarkan kepada murid dan ensembel (untuk marching dan klasik) bahwa TIDAK      ADA SUATU HAL YANG MUDAH. Tinggal tergantung anda seberapa detail dan bersih      pada musik anda. Yang penting, buatlah tujuan musik anda setinggi mungkin.</li>
<li>Mengerti fungsi/posisi anda dalam sebuah ensembel<br />
Apakah tempo battery akan berada diatas tempo drum major dan mengendalikan      tempo satu grup? Apakah pit section mengabaikan tempo field commander agar      mereka dapat menyesuaikan tempo yang ada dilapangan? Kadang kalanya, dua-duanya      betul, namun ada kalanya juga dua-duanya juga salah. Tolong dimengerti kapan      saatnya satu section mengendalikan tempo dan kapan mendengarkan tempo. Ini      akan membedakan mana band yang ensembelnya benar-benar di ‘semir’      dan mana band yang biasa saja.</li>
<li> Integrasikan anda dalam satu band atau corps<br />
Ini tergantung pada arransemen anda. Apakah arransemen pit dan battery membuat      suatu harmonisasi musikal dengan winds/brass? Apakah penempatan pit dan battery      mengganggu atau mendukung pagelaran? Apakah arransemen perkusi dimasukkan      dalam pagelaran dan mengabsorbsi suara winds dan colorguard? Atau malah merusak      konsep pagelaran?</li>
<li> Dilarang melupakan teknik dasar.<br />
Apapun yang kita perbuat adalah berdasarkan suatu prinsip atau landasan. Seandainya      sebuah bangunan mempunyai landasan atau struktur yang lemah, maka akan cepat      runtuh. Berlatihlah dengan giat latihan dasarnya agar lebih konsisten, bersih      dan seragam setiap saat. Teknik yang bagus memungkinkan anda untuk bermain      yang terbaik setiap kali. Namun teknik dasar membuat anda bermain lebih musikal      dan indah untuk dilihat.</li>
</ul>
<p>Karena kereta saya mau sampai ke airport, saya akan simpulkan antara lain    bahwa kegiatan ini akan terus berkembang di Indonesia, namun jangan berpuas    diri dulu. Kegiatan ini harus tumbuh dan berkembang terus, disamping harus ada    inovasi-inovasi lainnya. Dan saya harapkan terus memonitor perkem angan ini.</p>
<p>Saya nantikan kabar dari anda saat saya berada di Jakarta. Jangan ragu untuk    bertanya, ya?</p>
<p>Sukses!!!</p>
<p>Sincerely,<br />
Salam,</p>
<p>Jon Fox</p>
<p align="center">ENGLISH VERSION<strong> </strong>(original source)</p>
<p><strong>OFF TO A GREAT START:<br />
An Initial Analysis of the Indonesian Marching Percussion Scene</strong></p>
<p>Written by Jonathan Fox<br />
4 March 2007</p>
<p>Hello to all fans of the marching activity in Indonesia! It is hard to believe    I was in Jakarta, only a few weeks ago, judging percussion at the Darunnajah    Marching Band Competition. Hard to believe because, in the short period in between,    I have been to China, am in Malaysia right now, and over the next two weeks,    will be in China again (another province entirely), as well as Thailand. In    fact, I am writing my thoughts while on the Airport Express Train to Kuala Lumpur    International Airport (Malaysia).</p>
<p>My experience in Jakarta was just phenomenal. In addition to evaluating all    sorts (and many different levels) of marching ensembles, I was able to sit back    and enjoy the whole thing. The intensity of the performers, the passion of the    fans, the professionalism of the competition organizers, as a whole, just blew    me away. I think there is an incredibly bright future for marching groups in    Indonesia.</p>
<p>On that note, here are my thoughts on what it will take to bring marching percussion    to the next level there. All of the following apply equally to the pit and the    marching battery.</p>
<ul>
<li>Be sensitive to the winds. There is some great talent and playing out there,      but remember that it always needs to make sense within the scheme of the ensemble.      If the winds are the solo voice at a given moment, let them have their moment      in the sun. If it’s a percussion feature, go ahead and take charge!</li>
<li> Be sensitive to the others in percussion. There are quality drum lines      and quality pits in this activity. However, the real special marching percussion      ensembles function as one section. For the battery &#8211; increased attention to      balance and blend with the pit; and for the pit &#8211; listening back to the battery      for tighter ensemble, are key.</li>
<li> Be intense with every note you play. These days, percussion sections play      more and more notes, with harder and harder licks. But, make sure the “easy      stuff” is played just as cleanly and just as musically. I constantly      preach to my students and ensembles (both marching and classical) that there      is no such thing as “easy” – it’s up to you how detailed      you want to be with the music. Aim as high as you can!</li>
<li> Understand your function within the full ensemble. Should the battery be      right on top of the drum major’s hands and drive the whole group? Should      the pit ignore what the field commander is doing in order to play tighter      with what is backfield? Sometimes, both apply, and sometimes, neither applies.      Understanding when to drive and when to hang back “in the groove”      can make the difference between a polished ensemble and a mediocre one.</li>
<li> Integrate into the whole band or corps. This starts with the writing. Does      the pit and battery book make musical sense with the winds? Is the staging      of the battery or pit distracting from the visual package or enhancing it?      Is the percussion sometimes absorbed into the winds and colorguard, or is      it, instead, always annoyingly standing out?</li>
<li> Never forget the technical fundamentals. Everything we do in life is based      on foundation. Imagine a building with a weak foundation – there is      only so much one can build on it before it collapses. Strive for hand-to-hand      consistency and clean attacks and releases at all times. Great technique will      permit you to play at your best at all times. Apply what you learn in your      practice sessions directly to the show. Strong fundamentals result in a tighter      musical package and are very impressive to see, as well.</li>
</ul>
<p>As my train approaches the airport, I will close by telling you all that things    are off to a great start in Indonesia, but don’t be complacent. The activity    must continue to grow and improve, as well as break new ground. And I hope to    closely monitor its development.</p>
<p>I look forward to interacting with you all the next time I’m in town.    I hope that will be sooner rather than later. Don’t be shy!</p>
<p>All the best!!!</p>
<p>Sincerely,<br />
Jon Fox</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://library.marchingband.web.id/2007/03/12/analisa-awal-tentang-marching-percussion-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

